Hidayatullah DIY-Jateng Bagian Selatan Gelar Monev Bi’ah Lughawiyah dan Upgrading Mu’allim Bahasa Arab

Iklan Semua Halaman

Hidayatullah DIY-Jateng Bagian Selatan Gelar Monev Bi’ah Lughawiyah dan Upgrading Mu’allim Bahasa Arab

 


YOGYAKARTA — Departemen Kepesantrenan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DIY–Jawa Tengah Bagian Selatan menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Bi’ah Lughawiyah serta Upgrading Mu’allim Bahasa Arab, Ahad (14/6/2026), bertempat di Kampus Madya Yayasan As-Sakinah Yogyakarta.


Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari guru Bahasa Arab dan para penggerak program bahasa dari berbagai pesantren Hidayatullah di wilayah DIY–Jawa Tengah Bagian Selatan.


Pelaksanaan Monev ini merupakan tindak lanjut dari program pembentukan Bi’ah Lughawiyah yang telah dimulai oleh Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah sejak akhir 2024 silam. Di wilayah DIY-Jateng Bagian Selatan terdapat dua pesantren dengan SK Pilot Project Biah Lughawiyah itu, yaitu Pesantren Hidayatullah Yogykarta dan Pesantren Hidayatullah Putri Muntilan. 


Agenda ini menjadi forum evaluasi untuk melihat perkembangan implementasi program bahasa Arab di dua pesantren pilot sekaligus menjalin koordinasi antar pengelola program. Selain itu, juga untuk memotivasi mulainya penerapan Biah Lughawiyah di pesantren lainnya.


Ketua Departemen Kepesantrenan DPW Hidayatullah DIY–Jateng Bagian Selatan, Jundi Iskandar, Lc., menyampaikan bahwa Bi'ah Lughawiyah harus menjadi ciri khas dan keunggulan utama Pesantren Hidayatullah dalam ikhtiar membangun peradaban Islam.


“Untuk itu, seluruh perangkat pendidikan dan pengasuhan harus bersinergi dan bermujahadah menghadirkannya secara nyata, hidup, dan berkelanjutan,” paparnya.


Selain evaluasi program, kegiatan ini juga menghadirkan sesi upgrading bagi para mu’allim Bahasa Arab untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola pembelajaran dan pengembangan lingkungan bahasa di pesantren.


Baik sesi evaluasi maupun upgrading dibimbing dan disampaikan oleh Ustadz Muhammad Dinul Haq, Lc., Mudir Pendidikan Ulama' Zuama (PUZ) sekaligus anggota Tim Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah.


Rangkaian kegiatan Monev ditutup dengan Forum Grup Discussion (FGD) yang menghasilkan rencana tindak lanjut dan rekomendasi untuk penyelenggaraan program penunjang kebahasaan di waktu yang akan datang.


Melalui kegiatan ini, Departemen Kepesantrenan berharap setiap pesantren Hidayatullah dapat memperkuat strategi pembinaan Biah Lughawiyah, meningkatkan kompetensi muallim, sehingga mampu mewujudkan pesanten berbahasa Arab yang unggul dan berpengaruh. []