‘Israel’ Akan Beri Kewarganegaraan kepada 100 ribu Yahudi Ukraina

Menteri Dalam Negeri entitas Zionis ‘Israel’, Ayanet Shaked, mengatakan bahwa pihaknya sedang bersiap untuk “segera” menyerap 100.000 Yahudi Ukraina yang melarikan diri dari perang, lapor media setempat pada Ahad (06/03/2022).

Dilansir Times of Israel, Shaked dan Menlu Yair Lapid sedang mempercepat kebijakan baru untuk memberikan izin tinggal dan kerja selama setahun kepada pengungsi Ukraina, dua hal yang sangat sulit diperoleh warga Palestina.

Shaked mengatakan bahwa 1.555 warga Ukraina telah tiba di ‘Israel’ sejak Rusia menyerbu negara Eropa timur itu. Sekitar 150 diantara mereka “memenuhi syarat untuk (mendapatkan) kewarganegaraan Israel di bawah Undang-undang Kepulangan”

Zionis ‘Israel’ terus mengizinkan orang Yahudi untuk “kembali” ke Palestina dari rumah mereka di mana pun di dunia, tetapi terus menolak hak sah pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka yang dijajah.

“Kami sedang bersiap untuk menyerap dan segera memberikan kewarganegaraan kepada sekitar 100.000 orang yang memenuhi syarat,” kata Shaked, yang menurutnya kewarganegaraan Israel difokuskan pada pengungsi Yahudi. “Tapi kami menunjukkan fleksibilitas dan kemauan untuk membantu warga Ukraina secara umum.”

Shaked memperkirakan pada Kamis bahwa sejumlah besar pengungsi Yahudi yang melarikan diri dari perang di Ukraina dapat bermigrasi ke ‘Israel’. “Kami kira puluhan ribu jika tidak ratusan ribu imigran akan datang dari Rusia, Ukraina, dan negara-negara bekas Soviet,” katanya dalam konferensi dengan pejabat lokal di Dewan Regional Golan.

Rep: Nashirul Haq
Sumber : www.hidayatullah.com

0 Response to "‘Israel’ Akan Beri Kewarganegaraan kepada 100 ribu Yahudi Ukraina"

Posting Komentar