Hemat Energi Filipina Berencana Berlakukan 4 Hari Kerja


Filipina sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan empat hari kerja dalam sepekan untuk menghemat energi, karena biaya bahan bakar terus meningkat secara global, didorong oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Para pejabat sedang mencari cara untuk meringankan dampak kenaikan harga yang dramatis, yang menyulut tuntutan kenaikan upah minimum dan bantuan yang lebih besar untuk pengemudi.

Menteri Perencanaan Sosio-ekonomi Karl Kendrick Chua menyarankan mengkompres hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan tetapi ditambah dua jam per hari. Dia awalnya mengusulkan ide itu untuk pegawai pemerintah tetapi kemudian juga disarankan agar diterapkan pada sektor bisnis, lansir The Guardian Kamis (17/3/2022).

“Setiap orang Filipina masih akan bekerja 40 jam per minggu. Tapi bukannya lima hari, melainkan menjadi empat; bukannya delapan jam sehari, melainkan menjadi 10 jam sehari,” paparnya seperti dikutip Philippine Daily Inquirer.

Menteri Energi Alfonso Cusi mendukung gagasan tersebut dan menyerukan perpanjangan pengaturan kerja dari rumah untuk mengurangi jumlah pengguna transportasi. Pekerja di wilayah ibu kota, Metro Manila, diminta untuk kembali ke kantor mereka bulan ini setelah pembatasan Covid dilonggarkan.

Presiden Rodrigo Duterte akan mengambil keputusan tentang proposal tersebut pada hari Senin, menurut media lokal.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija
Sumber : www.hidayatullah.com

0 Response to "Hemat Energi Filipina Berencana Berlakukan 4 Hari Kerja"

Posting Komentar